Mereka sangat penting bagi operasi mobil, menghubungkan berbagai sistemnya sekaligus termasuk bagian yang paling sering diabaikan. Kehilangan salah satunya dapat membahayakan seluruh kendaraan. Jika sabuk ini rusak atau lepas, kompresor AC, pompa power steering, alternator, dan lainnya akan ikut gagal. Oleh karena itu, seseorang harus tahu cara mengenali sabuk mobil yang buruk atau yang baik. Dalam hal ini, kami telah mengumpulkan beberapa tes untuk membedakan kondisi sabuk yang baik dan buruk serta cara menentukan apakah sebuah sabuk sudah rusak.
I. Mengidentifikasi Kualitas Sebelum Membeli
Bau
Anda hanya perlu mengeluarkan wajah dari mobil Anda dan memeriksa apakah sabuknya bagus, serta cara terbaik untuk mengetahuinya adalah dengan mencium baunya, ya! Ini adalah cara paling sederhana dan efektif untuk mengukur kualitas sebuah sabuk. Sebagian besar produk karet berkualitas rendah memiliki bau karet yang sangat kuat dan lengket, sedangkan sabuk berkualitas baik tidak demikian. Perbedaan harga saat membeli sabuk-sabuk ini sangat minimal.
Anda dapat merasakan perbedaan antara kedua barang tersebut dengan sangat mudah; tekstur dan tampilannya berbeda. Untuk menjaga biaya tetap rendah, produk tiruan cenderung mengorbankan kualitas bahan dan konstruksi, sehingga menghasilkan permukaan kasar dan cetakan yang kabur.
Anda sebaiknya mengunjungi lebih dari satu bengkel atau toko serta membandingkan harga dan fitur sebelum membeli sabuk. Sebelum membeli, disarankan untuk membandingkan produk mereka dengan berbagai kisaran harga. Perlindungan terbaik terhadap barang palsu dan pemalsuan adalah dengan tidak membeli barang dari sumber yang meragukan.
II. Mengidentifikasi Kerusakan Selama Penggunaan
Sabuk pada mobil Anda adalah produk yang dapat habis terpakai. Sabuk ini akan aus seiring bertambahnya usia, begitu pula dengan aksesori-aksesorinya. Karena itulah sangat penting untuk selalu memperhatikan kondisi sabuk Anda dan menggantinya secara tepat waktu. Dalam hal ini, kami akan membahas metode-metode untuk mengidentifikasi sabuk yang rusak berdasarkan suara dan penampilannya.
Identifikasi Kerusakan Berdasarkan Suara
Bila sabuk menimbulkan suara mendecit, biasanya berarti Anda telah kehilangan setidaknya sebagian gesekan permukaannya, dan terdapat keausan berlebih. Mintalah seseorang untuk menyalakan atau memberi beban pada kendaraan, dan saat mesin menyala jika Anda mendengar suara decitan, periksalah salah satu sabuk penggerak. Kemungkinan terdapat hambatan berlebih atau tegangan yang terlalu rendah pada tensioner sabuk otomatis atau katrol tensioner sabuk. Jika Anda mendengar suara bising, kemungkinan besar sabuk sedang bergetar. Hal ini umumnya disebabkan oleh sabuk penggerak yang longgar atau meregang, atau karena tensioner sabuk/katrol tensioner mengalami kerusakan.
Amati Perubahan pada Sabuk
Memperpanjang Usia Pakai Sabuk: Hal pertama dalam memeriksa kondisi sabuk adalah memeriksa ketegangannya. Tekan jari Anda ke tengah-tengah katrol. Jika sabuk turun sekitar 10 mm di bawah tekanan sekitar 10 kg, maka ketegangan sabuk sudah benar. Ketegangan sabuk tidak memadai jika terdapat lenturan besar pada sabuk. Katrol yang longgar dapat menyebabkan kurangnya ketegangan, begitu pula sabuk yang meregang. Jika sabuk mengalami peregangan pada tepi-tepinya, sabuk tersebut secara nyata telah rusak dan harus dibuang.
Sabuk Longgar atau Retak: Keausan, retakan retak, dan beram harus diamati pada permukaan atas sabuk yang rusak dan tidak boleh digunakan kembali, terutama ketika sabuk kurang keras.
Kesimpulannya: Sabuk palsu dan berkualitas rendah dapat berdampak negatif terhadap kinerja mesin, mempercepat degradasi mobil Anda, bahkan membahayakan nyawa pengemudi. Identifikasi dan perbandingan sangat penting terutama saat pembelian. Selain itu, saat digunakan sehari-hari, perlu dilakukan perawatan rutin dan deteksi dini terhadap kerusakan.